Rabu, 21 Agustus 2013

Kuliner Bandung, Nasi Bancakan

Berkunjung ke tanah Sunda tidak lengkap rasanya bila tidak mampir ke Warung Bancakan Mang Barna & Bi O’om. Sebagai tempat makan yang menyediakan berbagai macam hidangan sunda, tentu warung ini menyajikan hidangan dengan bermacam-macam sambal. Setidaknya ada empat macam varian sambal di warung ini, yaitu sambal ceurik, sambal hejo, sambal oncom, dan sambal dayang sumbi.


Sambal Ceurik, seperti namanya dapat membuat sebagian orang mengeluarkan air mata ketika menyantapnya. Namun Ceurik (menangis) ada yang dilekatkan pada olahan cabai merah keriting dan terasi. Selain itu, ada lagi sambal yang namanya tak kalah unik, yaitu Sambal Dayang Sumbi yang disajikan dengan ikan peda.


Abah Barna, pemilik Warung Bancakan menjelaskan bahwa sambal tersebut diberi nama dayang sumbi karena dibuat setelah gorengan ikan peda selesai dimasak. Sambal muncul belakangan seperti sangkuriang yang kesiangan pada Legenda Gunung Tangkuban-parahu. Selain sambal ceurik dan sambal dayang sumbi, dua sambal lainnya yang tertera dalam menu Warung Bancakan adalah sambal hejo dan sambal oncom.

Untuk nasi, pembeli bisa memilih sangu (nasi) liwet atau sangu yang dibungkus daun. Lalapan, sebagai hidangan khas Sunda disediakan dalam bentuk segar maupun rebus yang dilengkapi sambal merah dan sambal hijau. Ada pula menu Gejos Cabe Hejo, yakni cabe hijau besar yang dibuang isinya lalu dimasak dengan api kemudian disiram kecap. Sementara, untuk sayur dan lauk tersedia banyak pilihan yang bisa-bisa membuat pembeli bingung memilih.

Penasaran..? Sok atuh mampir.




Kamis, 15 Agustus 2013

Kuliner Horor Di Margonda Depok

Menyusuri Jalan Margonda Raya Depok di malam hari, disepanjang jalan ini kia bisa menemukan berbagai macam kuliner yang menggugah selera. Depok merupakan salah satu pusat jajanan dan jalur kuliner yang cukup terkenal. Letaknya yang strategis berdekatan dengan kawasan pendidikan seperti Universitas Indonesia dan lainnya menjadikan Jalan Margonda ini menjadi lokasi pemburu kuliner.

Kulinerplus

Sambil menyusuri jalan, langkah pun terhenti di sebuah warung yang serba hitam yang spanduknya bertuliskan "Es Pocong". Karena penasaran akhirnya saya menghampiri warung tersebut. Warung tersebut pun ramai oleh para pengunjung.

Kesan pertama begitu memasuki bagian dalam warung ini menurut saya cukup unik. Hampir seluruh hiasan di dinding warung berbau horor seperti hiasan pocong dan topeng menyeramkan yang digantung di setiap sudutnya. Hal ini terkesan horor dan seram, tetapi tidak membuat warung ini sepi oleh pengunjung.

Menu yang ditawarkan disini juga tidak kalah seram dari nama warungnya. Seperti Mendoan Iblis, Jelangkung, Jenglot, Nasi Tuyul, Kolor Ijo, Hantu Laut dan tentu saja Es Pocong itu sendiri. Walaupun namanya terkesan seram, tetapi justru menambah rasa penasaran bagi pengunjung yang belum pernah ketempat ini.

Penasaran? Yuk lihat info lengkapnya disini http://www.kulinerplus.com/view/23676/es-pocong